Merupakan pusat edukasi panasbumi di Indonesia yang dibangun oleh PGE sebagai Center of Excellence untuk
Indonesia Geothermal Industry. Di GIC kita dapat menggali proses dan sejarah geothermal pertama dan tertua di Indonesia berupa pengembangan panas bumi di Kamojang sebagai pelopor bagi pengembangan energi terbarukan, sebagai energi bersih dan ramah lingkungan.

Penelitian tentang panasbumi dimulai sejak tahun 1926 dan terus dikembangkan sampai saat ini. Dengan dibangkitkannya kapasitas sebesar 200 MW, PGE Area Kamojang telah berhasil menghemat BBM setara dengan 3.4 juta barrels of oil equivalent/tahun dan telah mereduksi emisi CO2 sebesar 402,798 Ton/Tahun.


Oleh karena itu PGE telah memperoleh CDM / Clean Development Mechanism atau Mekanisme Pembangunan Bersih serta peningkatan Gold Standard sebagai bentuk kesuksesan PGE dalam “Clean Production” (Produksi Bersih), “Saving Energy” (Penghematan Energi) dan “Fuel Switching” (Pengalihan Bahan Bakar).

Peningkatan standar tersebut termasuk sebagai bukti keberlanjutan operasi, lingkungan dan kolaborasi dengan masyarakat sekitar.




It is intended as a education center in Indonesia that was built by PGE as a Center of Excellence for Indonesia Geothermal Industry. At GIC, we would be able to explore the process and the history of the first and oldest geothermal in Indonesia which is geothermal development in Kamojang as a precursor to the development of renewable energy as a clean and environmentally friendly
energy.

The research of geothermal energy began in 1926 and continued to be developed until today. With its capability to generate capacity of 200 MW, PGE Kamojang Area has managed to save fuel is equivalent to 3.4 million barrels of oil equivalent / year and has reduced CO2
emissions by 402 798 Tons / Year.

Hence, PGE has gained CDM / Clean Development Mechanism and improvement of the Gold Standard as a form of PGE’s success in the “Clean Production” (Cleaner Production), “Saving Energy” (Energy Saving) and “Fuel Switching” (Transfer of Fuel ).

Standard improvement is justified as one of visible evidence of sustainability of the operations, the environment and collaboration with communities